Pengabdian masyarakat Anemia Pada Remaja Putri dengan Ekstrak Daun Jambu Biji

Akademi kebidanan Permata Husada Samarinda merupakan Pendidikan Diploma III Kebidanan yang memiliki Visi program studi Tahun 2024 menghasilkan bidan yang memiliki softskill unggul, memiliki keahlian komplementer dan kewirausahaan.

Dalam rangka mencapai tujuan misi civitas akademika Akademi Kebidanan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan positif, dalam hal ini civitas akademika harus mampu bersosialisasi, berkontribusi nyata dengan masyarakat.

Pengabdian kepada masyarakat dengan mengambil tema ” Anemia Pada Remaja Putri dengan Ekstrak Daun Jambu Biji”. Anemia merupakan kondisi kekurangan sel darah merah, yang mengakibatkan transportasi oksigen ke otak dan jaringan lainnya tidak lancar. Dampaknya adalah sering merasa pusing, tubuh cepat letih, pikiran susah konsentrasi dan wajah tampak lebih pucat.

Ditengah–tengah masyarakat berkembang ini, masyarakat di Indonesia masih memanfaatkan tumbuhan-tumbuhan herbal yang dapat mengurangi  terjadinya anemia, salah satunya adalah mengkonsumsi sayuran/ daun-daun hijau seperti daun jambu biji. Menurut penelitian, kandungan zat besi dalam sayuran hijau mampu meningkatkan produksi sel darah merah atau hemoglobin (Hb). Dari sekian banyak sayuran hijau, ada beberapa yang secara tradisional digunakan sebagai obat untuk mengatasi kurang darah.

Manfaat jambu biji atau guava bukan hanya terletak pada buahnya yang bisa meningkatkan sel-sel trombosit pada penderita demam beradarah dengue. Daunnya juga mempengaruhi pembentukan sel darah, khususnya hemoglobin pada penderita kurang darah.
Dalam tradisi orang Afrika, rebusan daun jambu biji diminum untuk mengatasi anemia. Penelitian di University of Calabar membuktikan bahwa pengaruhnya terhadap peningkatan hemoglobin cukup signifikan dan tidak menimbulkan efek samping pada ginjal.

Tidak ada Respon

Komentar ditutup.